Selasa, 23 Juni 2015

4 Desa Wisata di Bali dan Lombok yang Wajib Dikunjungi

4 Desa Wisata di Bali dan Lombok yang Wajib Dikunjungi. Siapa yang tidak tahu Bali dan Lombok? Walaupun tidak semua orang pernah mengunjungi pulau ini, tentunya sudah tidak asing mendengar tempat yang mempunyai keindahan pantai luar biasa ini, bukan? Meskipun berwisata identik dengan melepas penat, menyegarkan pikiran, dan menyenangkan diri sendiri, namun tidak ada salahnya bukan jika berwisata dijadikan sebagai waktu untuk mengenal hal baru? Belakangan ini konsep desa wisata semakin digaungkan. Selain untuk meningkatkan perekonomian masyarakat lokal, desa wisata juga memberikan banyak nilai positif bagi pengunjung.

Seperti suasana yang asri dan tenteram, praktik membudidayakan tanaman, berternak, dan pagelaran budaya setempat. Hingga kini, geliat desa wisata lebih banyak terlihat di Yogyakarta, padahal di Bali dan Lombok juga ada. Bagi anda yang hendak berlibur ke Bali ataupun Lombok, berikut desa wisata yang dapat anda kunjungi.

1. Desa Penglipuran, Bali


Desa Penglipuran, Bali

Inilah desa yang kerap muncul menjadi latar dalam sejumlah FTV distasiun TV lokal. Desa Penglipuran di Bangli sangat mudah diingat dari keasriannya. Di desa ini, anda akan melihat rumah-rumah warga yang berjajar rapi. Di sini juga anda dapat melihat rumah adat Bali berusia ratusan tahun yang tetap terpelihara sampai sekarang. Desa Penglipuran sendiri memiliki tiga bagian utama yaitu Utama Mandala sebagai tempat candi, Madya Mandala sebagai tempat aktivitas masyarakat, dan Nista Mandala sebagai tempat peristirahatan terakhir atau kuburan. Konsep pembagian inilah yang membuat Desa Penglipuran terlihat rapi, asri, dan indah.


Hutan bambu desa Pelingpuran

Satu lagi keunikan Desa Penglipuran adalah keberadaan hutan bambu yang menjadi sumber bahan baku pembuatan rumah, pembuatan barang kerajinan, dan sumber mata air. Meskipun sedang kemarau panjang, Desa Penglipuran tidak pernah kekeringan karena keberadaan hutan bambu ini. Oh ya, kendaraan bermotor tidak diperbolehkan melewati jalanan desa. Jadi semua kendaraan harus terparkir di tempat yang telah tersedia.

2. Desa Batubulan, Bali
Desa yang berada di kawasan Sukawati ini terbagi menjadi 3 desa adat, yaitu Desa Tegaltamu, Desa Jero Tuka, dan Desa Dlod Tukat, dimana setiap desa terbagi menjadi beberapa kesatuan adat. Di Desa Batubulan ini anda dapat menyaksikan tarian populer Bali seperti Tari Kecak, Tari Barong, dan Tari Legong.

Desa Batubulan, Bali

Selain ahli dalam bidang seni tari, Desa Batubulan juga ahli dalam bidang seni pahat. Berjalanlah mengelilingi desa, anda akan melihat para pemahat yang sedang asyik memahat di bahwa pohon rindang. Jika anda ingin membeli hasil karya mereka, anda dapat membelinya di sejumlah Art Shop desa. Umumnya patung yang dijual terinspirasi dari figur Dewa dan tokoh-tokoh pewayangan. Selain itu, Desa Batubulan memiliki Bali Bird Park, sebuah hutan hujan buatan yang menjadi habitat burung langka, reptil, dan komodo.

3. Desa Sade, Lombok 
Sekitar 50 km dari Mataram, anda akan menemukan desa wisata yang dihuni Suku Sasak yakni Desa Sade. Masyarakat Desa Sade masih mempertahankan cara hidup yang diwariskan oleh nenek moyang mereka. Anda dapat melihat semua bangunan rumah tradisional yang beratap ijuk, bertembok anyaman bambu, dan beralaskan tanah.

Desa Sade, Lombok

Satu keunikan Desa Sade adalah cara mereka membersihkan lantai rumah dengan menggunakan kotoran kerbau. Sekilas cara ini terlihat menjijikkan, namun pada kenyataannya sama sekali tidak tercium bau tidak sedap. Justru kotoran kerbau tersebut membuat rumah menjadi lebih hangat dan terbebas dari nyamuk. Selain itu, Desa Sade juga terkenal dengan kain tenunnya yang dibuat secara tradisional oleh para ibu.

4. Desa Ende, Lombok
Desa Ende dapat dicapai dari Kota Mataram dengan waktu tempuh 15 menit. Dibandingkan dengan Desa Sade yang lebih populer, Desa Ende lebih tenang dan rindang. Selain itu, komunitas Desa Sade juga lebih besar bila dibandingkan dengan Desa Ende yang hanya ditempati oleh 30 kepala keluarga. Sama halnya dengan Desa Sade, masyarakat Desa Ende juga menerapkan kotoran kerbau pada lantai rumah mereka. Anda diperbolehkan kok untuk melihat-lihat rumah mereka. Untuk memasuki teras, anda harus menunduk karena kondisi atap yang condong ke bawah. Inilah filosofi masyarakat setempat, bahwasannya tamu harus berperilaku sopan dan menghormati pemilik rumah.

Desa Ende, Lombok

Selain melihat-lihat rumah mereka, anda juga dapat mengunjungi persawahan, lumbung padihingga kandang ternaknya. Sepuasnya menjelajahi Desa Ende, mampirlah ke sebuah bangunan sederhana yang dijadikan tempat menjajakan kerajinan tangan. Ada banyak oleh-oleh yang bisa anda bawa pulang dari Desa Ende, seperti kain tenun, miniatur rumah adat Suku Sasak, hingga sendok dari tanduk kerbau. Nantinya hasil penjualan barang-barang kerajinan tangan ini akan dibagikan kepada seluruh penduduk Desa Ende sebagai penghasilan tambahan. Oleh karena itu, dukunglah mereka dengan membeli barang-barang kerajinan tangan tersebut.

Demikianlah 4 desa wisata di Bali dan Lombok yang wajib anda kunjungi. Dijamin, mengunjungi desa wisata akan memberikan pengalaman yang mengesankan.

4 Desa Wisata di Bali dan Lombok yang Wajib Dikunjungi Rating: 4.5 Diposkan Oleh: nanda f gustian

0 komentar:

Tentang GudangAlamat.Com

Selamat datang di gudangalamat.com situs penyedia pencarian alamat dan objek wisata di Indonesia dan dunia. Untuk mencari data alamat perusahaan maupun alamat lain yang ingin Anda cari, gunakanlah kolom pencarian alamat pada kotak telusur dibagian atas sebelah kanan dengan cara memasukkan kata kunci yang ingin Anda cari.

Gudangalamat.com menyediakan direktori alamat perusahaan/kantor, database email dan nomor telpon penting di Indonesia, cari alamat perusahaan, cari nomer telepon, cari peta alamat dan lain sebagainya yang terangkum dalam database direktori alamat yang ada di gudangalamat.com