Jumat, 26 Juni 2015

Ranu Kumbolo, Danau Cantik di Kaki Gunung Semeru

Ranu Kumbolo, Danau Cantik di Kaki Gunung Semeru. Di kalangan pendaki gunung atau pecinta alam, tentu Ranu Kumbolo tidak terdengar asing lagi. Ranu Kumbolo merupakan sebuah danau air tawar yang akan dijumpai dalam perjalanan menuju Puncak Semeru. Pemandangannya yang begitu alami dan indah membuat para pendaki menjadikan Ranu Kumbolo sebagai tempat peristirahatan saat hendak naik atau turun dari Puncak Semeru. Saking indahnya, Ranu Kumbolo menjadi tujuan wisata selain Puncak Mahameru. Dilihat dari ketinggian, Ranu Kumbolo terlihat seperti cangkir raksasa yang berisi air kebiruan. Di sekitarnya berbagai tenda warna-warni milik pendaki menjadi pemanis. Selain pendaki lokal, Ranu Kumbolo juga dikagumi oleh pendaki mancanegara.

Ranu Kumbolo, Danau Cantik di Kaki Gunung Semeru


Ranu Kumbolo memiliki pemandangan sunrise dan sunset yang sangat indah. Menjelang pagi hari, matahari mulai muncul dari perbukitan hijau dengan warna emasnya. Berpadu dengan kabut yang masih terlihat, udara dingin, dan suasana keakraban antar pendaki saat menyeruput kopi hangat, membuat suasana pagi Ranu Kumbolo terasa sempurna. Begitu pun halnya saat matahari akan terbenam. Bila beruntung tepatnya pada bulan Mei-September, Ranu Kumbolo akan memperlihatkan Galaksi Bimasakti di langit malamnya.

Peraturan di Ranu Kumbolo

Ranu Kumbolo memiliki debit air yang stabil yang membuatnya dapat terus dinikmati. Oleh karena itu, beberapa peraturan pun diterapkan bagi para pendaki, seperti tidak boleh membuat perapian, tidak boleh membuang sampah sembarangan, tidak boleh mandi, tidak boleh membuang air kecil dan air besar, tidak boleh berenang, dan tidak boleh mencuci peralatan dengan menggunakan deterjen. Jika Anda melanggar peraturan ini, akan ada porter ataupun sesama pendaki yang akan menghukum Anda. Hukumannya pun bisa dalam berbagai macam, seperti memunguti seluruh sampah di Ranu Kumbolo atau diusir turun. Adapun peraturan-peraturan ini dibuat agar kelestarian ekosistem danau tetap terjaga. Sambil mengisi waktu sebelum naik ke puncak atau turun ke Ranu Pani, Anda dapat melihat Prasasti Kumbolo dan Arcopodo peninggalan Kerajaan Majapahit yang telah berusia ratusan tahun. Atau bisa juga berfoto di Tanjakan Cinta.

Tanjakan Cinta
Tanjakan Cinta
Cara mencapai Ranu Kumbolo

Untuk sampai ke Ranu Kumbolo, Anda dapat memulai perjalanan dari Kota Malang ataupun Probolinggo. Berangkatlah dari Terminal Arjosari, Malang dengan menggunakan angkutan umum menuju Pasar Tumpang. Selanjutnya perjalanan dilakukan dengan menggunakan hardtop. Perjalanan panjang pun dimulai. Anda akan melewati jalanan yang tidak mulus bahkan jurang di kiri dan kanan jalan. Meskipun begitu, sulitnya medan yang harus ditempuh dan betapa menyeramkannya perjalanan akan terbayarkan saat Anda menyaksikan Gunung Bromo yang berdiri gagah mengiringi perjalanan Anda. Untuk sampai ke Ranu Kumbolo, Anda bisa memilih jalur dari Probolinggo atau Lumajang menuju Pos Ranu Pane. Melewati Pos Ranu Pane, Anda akan menyusuri jalan setapak yang menanjak dengan berjalan kaki selama 5-6 jam. Sangat disarankan agar Anda berangkat dari Ranu Pane saat pagi hari agar lebih santai. Dengan begitu, Anda bisa bertemu dengan sunset Ranu Kumbolo.

Sepanjang perjalanan menuju Ranu Kumbolo, Anda akan ditemani oleh pohon cemara, pohon pinus, semak belukar, dan juga jurang. Anda tidak perlu khawatir akan tersesat karena jalur pendakian telah dilengkapi conblock yang akan memudahkan perjalanan. Meskipun terkesan lama dengan waktu tempuh 5-6 jam, dijamin Anda tak akan merasa bosan karena keindahan alam sekitar. Ada banyak bunga liar dengan berbagai warna yang cantik. Hembusan angin dan bunyi kicauan burung juga akan membuat suasana mendaki semakin menyenangkan. Untuk Anda yang lelah sebelum sampai ke Ranu Kumbolo, Anda dapat berhenti di shelter di setiap pos pendakian.

Tips Mendaki

Sebelum memulai pendakian, Anda harus mempersiapkan kondisi fisik yang prima dengan berolahraga secara rutin, seperti berjalan cepat dan berlari setiap hari. Agar saat mendaki selama 4-6 jam, kaki Anda tak akan “kaget”. Perbekalan yang Anda taruh di punggung juga menuntut Anda memiliki kesiapan fisik yang sangat prima. Bukti kesiapan fisik ini harus Anda tunjukkan dengan surat keterangan sehat dari dokter saat melakukan pendaftaran di Ranu Pane. Selain surat keterangan sehat, Anda juga harus membawa fotokopi KTP, SIM, atau identitas lainnya.

Mengenai pakaian, Anda tidak perlu membawa banyak. Yang penting, pakaian yang Anda kenakan dapat melindungi Anda dari udara dingin. Begitu juga dengan perbekalan, bawalah makanan dan minuman secukupnya. Dan yang tidak kalah penting adalah kantung plastik untuk menampung sampah. Jangan lupa bawa lagi kantung sampah Anda saat kembali ke Ranu Pane. Yang pasti, jagalah kelestarian Ranu Kumbolo. Dengan begitu, Anda dapat terus menikmati keindahannya.

Ranu Kumbolo, Danau Cantik di Kaki Gunung Semeru Rating: 4.5 Diposkan Oleh: nanda f gustian

0 komentar:

Tentang GudangAlamat.Com

Selamat datang di gudangalamat.com situs penyedia pencarian alamat dan objek wisata di Indonesia dan dunia. Untuk mencari data alamat perusahaan maupun alamat lain yang ingin Anda cari, gunakanlah kolom pencarian alamat pada kotak telusur dibagian atas sebelah kanan dengan cara memasukkan kata kunci yang ingin Anda cari.

Gudangalamat.com menyediakan direktori alamat perusahaan/kantor, database email dan nomor telpon penting di Indonesia, cari alamat perusahaan, cari nomer telepon, cari peta alamat dan lain sebagainya yang terangkum dalam database direktori alamat yang ada di gudangalamat.com