Jumat, 28 Agustus 2015

Mengenal RA Kartini Lebih Dekat di Museum RA Kartini Jepara

Mengenal RA Kartini Lebih Dekat Di Museum RA Kartini Jepara Semua orang Indonesia tentu mengenal nama RA. Kartini. Ya, pahlawan emansipasi wanita ini telah banyak berjasa bagi kehidupan wanita Indonesia sekarang ini, sehingga wanita Indonesia tak hanya bergelut di dapur tapi juga dapat menempuh pendidikan yang sama dengan pria dan dapat berkarya. Namun, apakah Anda kisah hidup Kartini? Di Museum RA Kartini yang terletak di Jepara, kota kelahiran Kartini, Anda dapat menemukan jawabannya.

RA Kartini
Sumber Gambar : museumjepara.com
SejarahUntuk mengenang jasa Kartini dalam perjuangannya menegakkan hak kaum wanita, sejumlah tokoh mengusulkan untuk mendirikan Museum RA Kartini di Jepara. Usul ini mendapat dukungan dari presiden saat itu, Soeharto. Maka itu dibangunlah museum pada 30 Maret 1975 dan selesai beberapa tahun kemudian. Pada 21 April 1977, Museum RA Kartini dibuka secara resmi untuk umum oleh Bupati Jepara. Tanggal ini dipilih karena bertepatan dengan peringatan satu abad hari lahir RA Kartini.

Koleksi Museum RA Kartini
Museum RA kartini Jepara
Sumber Gambar : museumjepara.com
Museum RA Kartini terdiri dari tiga gedung yang bila dilihat dari atas akan terlihat seperti huruf “K, T, dan N” yang merupakan singkatan dari “Kartini”. Museum RA Kartini menyimpan berbagai benda yang dulunya digunakan RA Kartini semasa hidup, benda peninggalan keluarga RA Kartini dan sang kakak, Sosrokartono, dan benda-benda kuno yang ditemukan di wilayah Jepara. Sebelum masuk museum, Anda akan disambut patung RA Kartini berbentuk setengah badan dengan warna keemasan. Memasuki museum, Anda akan melihat tampilan museum yang artistik, rapi, dan bersih. Di ruangan depan museum, Anda akan disambut oleh lukisan berukuran besar yang menampakkan sosok pahlawan emansipasi wanita tersebut. Adapun penyajian koleksi terbagi menjadi empat ruangan.

Ruangan Pertama
Ruang Pertama
Sumber Gambar : museumjepara.com
Merupakan badan K, berisikan koleksi peninggalan RA Kartini, mulai dari meja, kursi, mesin jahit kuno, foto-foto, radio, koleksi piring, alat-alat meditasi yang pernah digunakan Kartini, buku-buku yang dibaca beliau, berbagai tulisan, prolog yang menerangkan sejarah beliau, hingga lukisan tempat Kartini mengajar. Perlu diketahui, status bangsawan yang dimiliki Kartini memungkinkannya untuk bersekolah di Europese Lagere School (Sekolah Dasar).

RA Kartini merupakan murid yang cerdas, namun di usia 12 tahun, Kartini berhenti sekolah. Menurut tradisi yang berlaku ketika itu, seorang anak perempuan yang telah menginjak usia 12 tahun harus dipingit. Meskipun begitu, niat Kartini untuk belajar sangat besar. Ia terus mempelajari Bahasa Belanda dan membaca banyak buku baik itu karangan dalam negeri maupun karangan Belanda. Beberapa buku itu dapat Anda lihat di Museum Kartini.

Ruangan Kedua
Ruang Kedua
Sumber Gambar : museumjepara.com
Merupakan kaki K atas, berisi peninggalan sang kakak, R.M. Panji Sosrokarnoto yang sangat berperan dalam perjuangan Kartini. Sang kakak-lah yang memberikan inspirasi untuk Kartini menjadi tokoh emansipasi wanita. Belanda mengenal R.M. Panji Sosrokartono sebagai Dr. Air Putih karena beliau dapat mengobati penyakit hanya dengan menggunakan air putih. Selain itu, Satrokartono juga menjadi wartawan pertama Indonesia yang dapat memoret gunung dari atas.

Ruangan Ketiga
Fosil Tulang Ikan Raksasa Joko Tuwo
Sumber Gambar : museumjepara.com
Merupakan kaki K bawah, berisikan benda-benda purbakala dan bersejarah yang ditemukan di wilayah Jepara dan berbagai hasil kerajinan Jepara seperti ukir-ukiran, keramik, Tenun Ikat Troso, anyaman rotan dan bambu, hasil karya lomba ukir, dan alat transportasi zaman dulu. Dan ruangan terakhir yaitu gedung T, berisikan fosil tulang ikan raksasa bernama Joko Tuwo.
Fosil ini berukuran panjang sekitar 16 meter dengan berat sekitar 6 ton. Konon, fosil ini ditemukan di perairan Karimunjawa pada tahun 1989. Fosil ikan raksasa ini menyerupai paus dan memiliki belalai. Karena itulah, selain bernama Joko Tuwo, fosil tulang ikan raksasa ini juga dikenal dengan nama “Paus Gajah”. Sementara Gedung N saat ini digunakan sebagai tempat kesenian.

Akses
Museum RA Kartini berada di pusat Kota Jepara, tepatnya di Jalan Alun-Alun No. 1 Jepara, di sisi utara pendopo Kab, Jepara. Tidak sulit bukan untuk menjangkaunya? Museum RA Kartini Jepara dibuka mulai pukul 08.00-17.00 setiap hari Senin-Sabtu, dan buka mulai pukul 09.00-17.00 pada hari Minggu. Dengan letak yang sangat mudah dijangkau dan harga tiket masuk yang murah, tak ada alasan untuk tidak mengunjungi Museum RA Kartini.

Mengenal RA Kartini Lebih Dekat di Museum RA Kartini Jepara Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Julli Dellia

0 komentar:

Tentang GudangAlamat.Com

Selamat datang di gudangalamat.com situs penyedia pencarian alamat dan objek wisata di Indonesia dan dunia. Untuk mencari data alamat perusahaan maupun alamat lain yang ingin Anda cari, gunakanlah kolom pencarian alamat pada kotak telusur dibagian atas sebelah kanan dengan cara memasukkan kata kunci yang ingin Anda cari.

Gudangalamat.com menyediakan direktori alamat perusahaan/kantor, database email dan nomor telpon penting di Indonesia, cari alamat perusahaan, cari nomer telepon, cari peta alamat dan lain sebagainya yang terangkum dalam database direktori alamat yang ada di gudangalamat.com