Senin, 17 Agustus 2015

Museum Satwa Batu Malang

Museum Satwa Batu Malang, Tempat Mempelajari Kehidupan Hewan Semakin hari Kota Batu Malang seolah semakin mengukuhkan diri sebagai kota wisata, karena tidak berhenti berinovasi. Salah satu karyanya menjadi kebanggaan Indonesia adalah Museum Satwa di Jl. Oro-oro Ombo yang menghadirkan harmonisasi yang begitu indah dari aneka satwa dan pencahayaan yang cantik.


Museum Satwa Batu Malang
Bahkan Mari Elka Pangestu menyebut Museum Satwa Batu dapat disejajarkan dengan museum-museum di dunia. Di museum ini, anda dapat melihat beragam diorama cantik yang berisikan replika hewan dan hewan-hewan yang diawetkan. Diorama ini dilengkapi dengan keterangan sehingga dapat memperkaya pengetahuan anda. Adapun hewan yang diawetkan di sini bukan sengaja dibunuh, melainkan sudah mati terlebih dahulu.

Museum Satwa Batu berada satu kompleks dengan Jatim Park II, Pohon Inn, dan Batu Secret Zoo di atas lahan seluas 15 hektar. Bila di Batu Secret Zoo, hewan-hewan hidup ditangkar sesuai dengan habitat aslinya, maka Museum Satwa berisikan hewan-hewan unik dari seluruh dunia dan aneka fosil yang dipamerkan dalam ruangan terbuka.

Dilihat dari luar, penampilan depan Museum Satwa mirip dengan Parthenon, yakni kuil bagi Athena di Yunanu. Setibanya di halaman museum ini, enam buah pilar tinggi berwarna gading yang diapit dua patung gajah raksasa akan menyambut anda. Petualangan menyibak rahasia fauna pun dimulai begitu anda memasuki pintu Museum Satwa.
Aneka Fosil dan DioramaBegitu memasuki museum, anda akan melihat sebuah sangkar burung yang berisi beragam burung yang sudah diawetkan. Di dalam sangkar berwarna hijau cerah itu, burung-burung bertengger dengan indah. Selanjutnya anda akan melihat Dome Dinosaurs yang penampilannya benar-benar mirip dengan kandang dinosaurus di museum-museum dalam film Hollywood.
Aneka Fosil dan Diorama
Fosil Steqosaurus merupakan yang paling menarik, karena ukurannya yang besar, memukau, dan menggoda siapapun untuk berfoto dengan fosil ini. Selain fosil Steqosaurus, ada juga fosil Mammoth dan tulang-belulang hewan purba. Museum Satwa masih memiliki hal-hal menarik lainnya. Misalnya, di ruang diorama, anda akan menjumpai banyak spot berfoto.

Di satu sudut tersedia dinding yang telah dimodifikasi seperti tebing gunung es, maka saat berfoto, anda seakan tengah memanjat Mount Everest. Ada juga diorama danau di Pegunungan Alpen yang lengkap dengan bebatuan besar dan lukisan salju, dan kandang sapi yang lucu dengan totol hati warna merah dan pink.

Selain itu, anda juga bisa menyaksikan awetan hewan yang tidak kalah cantik. Di sinilah anda bisa melihat kehidupan liar savanna seperti kejadian sesungguhnya. Di dalam kotak kaca, digambarkan seekor cheetah sedang mengincar mangsa, seekor singa sedang menerkam zebra, ikan yang berkoloni dibayangi hiu besar di belakangnya, bison yang berdiri denga gagah dalam balutan suasana ala Afrika dan sekelompok burung unta yang lucu.

Selain menyaksikan kehidupan hewan, anda juga bisa mempelajari kehidupan hewan lewat buku-buku yang mengupas fauna maupun mengikuti kuis-kuis interaktif. Setiap harinya pada pukul 11.00, museum ini menggelar live show robot hewan yang menceritakan kehidupan zaman es. Background yang lebar dan permainan laser membuat pertunjukan ini semakin dramatis. Jadi, meskipun bertema museum, mengelilingi Museum Satwa Batu tidak akan terasa membosankan, justru sangat menyenangkan.
Cara Mencapai Museum SatwaUntuk memasuki Museum Satwa Zoo, anda bisa memilih tiket sakti yang bisa digunakan untuk memasuki 5 tempat wisata di Kota Batu, yaitu Museum Satwa, Batu Secret Zoo, Eco Green Park, Jatim Park I, dan Batu Night Spectaculler, dimana tiket ini berlaku selama 2 hari sejak hari pembelian. Letak Museum Satwa dan Batu Secret Zoo yang bersebelahan membuat rute menuju kedua tempat ini sama.

Jika menggunakan kendaraan pribadi, anda bisa mengikuti papan-papan petunjuk yang mengarahkan anda menuju lokasi, bahkan jika masih ragu, bisa langsung bertanya kepada penduduk setempat. Sementara jika menggunakan angkutan umum, anda bisa menggunakan angkutan umum berwarna merah muda dari Terminal Landungsari Malang kemudian turun di Terminal Batu yang menjadi pemberhentian terakhir angkutan umum.

Kemudian, anda bisa menggunakan jasa ojek yang tersedian di terminal. Namun jika tidak ingin repot, anda bisa bernegosiasi dengan sopir angkut supaya mengantarkan anda langsung menuju Museum Satwa.

Museum Satwa Batu Malang Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Julli Dellia

0 komentar:

Tentang GudangAlamat.Com

Selamat datang di gudangalamat.com situs penyedia pencarian alamat dan objek wisata di Indonesia dan dunia. Untuk mencari data alamat perusahaan maupun alamat lain yang ingin Anda cari, gunakanlah kolom pencarian alamat pada kotak telusur dibagian atas sebelah kanan dengan cara memasukkan kata kunci yang ingin Anda cari.

Gudangalamat.com menyediakan direktori alamat perusahaan/kantor, database email dan nomor telpon penting di Indonesia, cari alamat perusahaan, cari nomer telepon, cari peta alamat dan lain sebagainya yang terangkum dalam database direktori alamat yang ada di gudangalamat.com