Sabtu, 24 Februari 2018

4 Spot Wisata Bersejarah di Jepang Yang Indah

Hari libur merupakan hari yang paling dinanti oleh semua orang, baik anak-anak maupun dewasa. Ketika berencana untuk pergi berlibur dengan keluarga pasti anda juga akan melihat acara-acara tv yang menayangkan keindahan wisata suatu daerah tersebut. Seperti yang ditayangkan oleh serial televisi 'Oshin' menyajikan pemandangan Jepang sebelum modernisasi. Hingga saat ini, banyak kawasan dan bangunan bersejarah di Negeri Matahari Terbit yang masih terjaga kelestariannya. Japan National Tourism Organization (JNTO) mengajak saya mengunjungi sejumlah objek wisata bersejarah di Jepang pada bulan kemarin. Berikut ini ialah empat sudut sejarah yang berpemandangan indah di Jepang:

  • Taman Kenrokuen
Tempat pertama yang saya kunjungi adalah Taman Kenrokuen yang berlokasi sebuah bukit di Kota Kanazawa, Prefektur Ishikawa. Taman yang berada tepat di depan Kastel Kanazawa itu dibangun pada zaman pemerintahan Keluarga Maeda. Di taman seluas sekitar 100 ribu meter persegi itu, pengunjung disuguhkan berbagai jenis pohon dan tanaman hias yang cantik. Lebih dari 8.000 tumbuhan dari 183 jenis tanaman tumbuh di sana. Selain tanaman, pengunjung juga dapat melihat keindahan danau, air terjun, minka (rumah tradisional Jepang), hingga pemandangan Kota Kanazawa dari ketinggian. Yang paling mencolok ialah patung legenda samurai Jepang, Yamato Takeru, yang berdiri gagah setinggi kurang lebih 2 meter.

Segala keindahan tersebut membuat Taman Kenrokuen dinobatkan menjadi salah satu dari taman terindah di Jepang. Taman ini buka setiap hari sepanjang tahun. Namun, pengunjung paling banyak datang di musim semi dan musim dingin. Hanami, atau tradisi menikmati musim mekar Bunga Sakura, bisa juga dinikmati saat musim semi. Di musim dingin, ada pemandangan yukitsuri, alias tanaman yang dibalut jaring dan tali, bak di film fiksi ilmiah. Teknik yukitsuri dilakukan untuk menopang tanaman, terutama Pohon Cemara dan Pohon Pinus, selama diterpa angin. Untuk menikmati segala keindahan Taman Kenrokuen, pengunjung cukup membayar 310 yen (sekitar Rp40 ribu). Taman ini dibuka sejak pukul 7 pagi hingga 6 sore waktu Jepang. Tersedia pula banyak bus yang mengarah langsung ke Taman Kenrokuen yang terletak di Kota Kanazawa.
  •  Desa Shirakawa-go
Tempat bersejarah ke-dua yang saya kunjungi adalah Desa Shirakawa-go yang berlokasi di pegunungan antara Prefektur Gifu dan Prefektur Toyama. Desa ini dinobatkan sebagai warisan dunia oleh UNESCO karena masih berdiri sejak dibangun ratusan tahun yang lalu. Keunikan dari Desa Shirakawa-go terletak pada bangunan minka-nya. Tidak ada satupun minka yang dibangun menggunakan batu atau semen, melainkan dibangun dengan anyaman kayu. Selain itu, atap rumah yang berbentuk segitiga juga tidak menggunakan genteng tanah liat, melainkan menggunakan tumpukan jerami. Warga setempat menyebut rumah unik itu merupakan rumah bergaya gassho. Rancangan rumah dibangun serba tinggi guna mencegah terpaan badai salju yang kerap menerpa, karena Desa Shirakawa-go memang berada di ketinggian. 

Salju di kawasan tersebut bisa setinggi 4,5 meter pada musim dingin, yang berlangsung sekitar bulan Desember hingga Maret. Meski cuaca bisa sangat ekstrem untuk ukuran Asia, ternyata malah banyak pengunjung saat salju sedang tebal-tebalnya. Mereka mengaku datang untuk menikmati pemandangan minka yang berselimutkan salju. Selain berjalan kaki, pengunjung juga bisa melihat pemandangan sekeliling desa dari ketinggian melalui bukit yang tidak berada jauh dari kawasan itu. Banyak pengunjung berfoto dengan latar dari sana. Puas berkeliling, pengunjung bisa makan atau membeli oleh-oleh di kios-kios milik penduduk. Lapaknya tertata rapi dengan barang dagangan yang membuat lapar mata. Untuk menuju Shirakawa-go hanya bisa menggunakan jalur darat, dengan bus atau kendaraan pribadi. Bagi yang tak tahan angin, kenakan pakaian serba tebal saat ke sini di musim dingin. Saat saya kunjungi, suhu di sana mencapai 5 derajat Celcius. Pengelola juga meminta pengunjung menjaga kesantunan, tidak membuang sampah sembarangan, dan tidak merokok di kawasan tersebut karena bahan bangunan rentan dengan terbakar.

  • Kota Tua Takayama
Tempat ke-tiga yang saya kunjungi ialah Kota Tua Takayama yang terletak di sebelah utara Prefektur Gifu. Kota yang ada sejak jaman Kekaisaran Edo sekitar tahun 1600-1800 ini juga masih sangat lestari. Mayoritas warganya berprofesi sebagai pedagang, sehingga lebih banyak lapak makanan dan oleh-oleh yang bisa dikunjungi di sini. Sebagian besar tempat makan pasti menyediakan menu minuman Sake Takayama. Kota ini memang menjadi penghasil sake terbaik di Jepang. Selain sake, olahan daging yang disebut Hida juga menjadi kuliner primadona di sini. Daging Hida memiliki cita rasa yang tak kalah enak dengan olahan Daging Kobe yang terkenal di dunia. Cara memasaknya kurang lebih sama, menggunakan lapisan pemanas. Saat digigit, daging yang sudah dibumbui dengan racikan rahasia itu langsung lumer di mulut. Nafsu makan semakin menggila karena saya menyantap daging dengan nasi hangat plus Sup Miso.

Harga yang ditawarkan untuk seporsi Daging Hida mulai dari 2000 yen (sekitar Rp250 ribu). Di kawasan ini juga terdapat sebuah kuil dan museum yang dapat dikunjungi secara gratis. Tersedia becak yang ditarik oleh orang untuk disewa pengunjung yang sudah lelah berkeliling. Alat transportasi ini sangat diandalkan sebelum Jepang bertransformasi menjadi negara serba teknologi. Tarif untuk naik becak ini seharga 5000 yen (sekitar Rp640 ribu) per 30 menit. Kawasan Kota Tua Takayama buka setiap hari, sejak pagi hingga sore. Untuk mencapainya, disarankan menggunakan kendaraan pribadi atau menggunakan bus. Jika harus menggunakan kereta, cukup berhenti di Stasiun Takayama lalu dilanjutkan menggunakan bus dengan rute Kota Tua Takayama.
  •  Kastel Nagoya
Destinasi bersejarah terakhir yang saya kunjungi adalah Kastel Nagoya yang terletak di Kota Nagoya, Jepang. Di kastel ini, pengunjung bisa mengetahui sejarah Restorasi Meiji hingga Perang Dunia ke-Dua. Untuk masuk ke dalam komplek kastel, pengunjung harus membeli tiket sebesar 500 yen (sekitar Rp65 ribu). Dengan tiket itu, pengunjung bisa bebas mengunjungi setiap sudut yang dibuka. Patung Lumba-lumba dan guratan dinding di dalam kastel menjadi salah satu spot populer untik berfoto. Ada dua kastel bangunan dengan jumlah tingkat yang berbeda. Kastel utama setinggi tujuh lantai, yang kedua setinggi empat lantai. Berhubung singkatnya waktu kunjungan, saya memilih untuk langsung menuju kastel utama. Di sana hanya tersedia tangga untuk naik ke setiap lantai. Di lantai pertama, terdapat beragam benda bersejarah milik kerajaan, seperti samurai hingga aksesorisnya. Lantai dua merupakan ruang yang digunakan untuk pameran. Lantai tiga berisi dekorasi bangunan yang menggambarkan suasana kerajaan lengkap dengan narasi suara.

Lantai empat berisi koleksi perlengkapan perang, mulai dari perisai, helm, samurai, sampai pakaian besi. Lantai lima terdapat replika patung Lumba-lumba berlapis emas yang aslinya letakkan di sisi kanan dan kiri genteng kastel. Namun, lantai enam dilarang untuk dimasuki oleh pengunjung kastel, karena dianggap sakral. Sementara lantai tujuh merupakan tempat menikmati pemandangan komplek kastel dari ketinggian. Dari sana pengunjung bisa melihat sudut Kota Nagoya menggunakan teropong khusus dengan memasukan koin 100 yen (sekitar Rp12 ribu). Di lantai paling atas ini juga tersedia toko kecil yang menjual beragam souvenir yang bertema Kastel Nagoya. Untuk mencapai Kastel Nagoya, pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi atau kendaaran umum seperti kereta bawah tanah atau bus.

4 Spot Wisata Bersejarah di Jepang Yang Indah Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Eka Frasisca

0 komentar:

Tentang GudangAlamat.Com

Selamat datang di gudangalamat.com situs penyedia pencarian alamat dan objek wisata di Indonesia dan dunia. Untuk mencari data alamat perusahaan maupun alamat lain yang ingin Anda cari, gunakanlah kolom pencarian alamat pada kotak telusur dibagian atas sebelah kanan dengan cara memasukkan kata kunci yang ingin Anda cari.

Gudangalamat.com menyediakan direktori alamat perusahaan/kantor, database email dan nomor telpon penting di Indonesia, cari alamat perusahaan, cari nomer telepon, cari peta alamat dan lain sebagainya yang terangkum dalam database direktori alamat yang ada di gudangalamat.com