Minggu, 22 Maret 2020

Bagaimana Cara Merawat Batik Agar Tidak Pudar


Batik merupakan pakaian yang wajib dimiliki. Hal ini lantaran pakaian batik adalah pakaian kebesaran dan kebanggaan orang Indonesia. Semenjak UNESCO menyatakan jika batik adalah warisan budaya yang sudah diakui oleh dunia, maka anggapan jika memakai batik itu kuno sudah tidak ada lagi. Bahkan sudah banyak desainer yang menciptakan desain  batik dan pria yang kian lama kian modern sehingga kekinian. Tak heran jika saat ini kawula muda pun lebih suka dan percaya diri ketika mengenakan batik.

Meski begitu, batik sendiri memiliki cara pembuatan yang berbeda dengan pakaian pada umumnya. Jika Anda tak tahu bagaimana cara merawatnya, maka batik Anda bisa jadi akan luntur warnanya, lecek dan motifnya pun tidak terawat baik. Oleh karena itu ada baiknya Anda juga mengenal cara perawatan batik yang tepat dengan cara berikut ini:

1. Jangan pakai mesin cuci
Meski kini mesin cuci sudah menjadi mesin sejuta umat dimana hampir semua rumah sudah memakai mesin cuci ini, namun batik tidak bisa diperlakukan seperti pakaian pada umumnya. Jika batik dicuci menggunakan mesin, maka akan mengakibatkan serat pada kain batik mudah rusak. Itulah mengapa pencucian batik sangat disarankan menggunakan tangan manual. Anda akan bisa menyesuaikan tenaga dan kecepatan tangan dalam pencucian sehingga batik akan lebih terjaga kualitasnya.

2. Pisah batik dengan pakaian lainnya
Terkadang warna asli batik yang baru dibeli dan sudah dicuci berulang kali bisa berubah. Faktornya adalah warna batik Anda luntur atau justru terkena kelunturan dari pakaian lainnya. Oleh karena itu demi menjaga agar warna asli dari  batik Anda masih tetap utuh seperti sedia kala, maka ada baiknya memisah batik ketika dilakukan pencucian sehingga warnanya tetap asli.

3. Cuci pakai sampo
Mungkin sudah banyak yang tahu jika pencucian baju batik disarankan menggunakan sampo. Hal ini benar adanya karena sampo adalah bahan lembut yang biasa dipakai mencuci rambut sehingga kandungannya lebih halus dibanding sabun cuci deterjen. Deterjen terkadang mengandung bahan aktif yang keras sehingga berpotensi untuk merusak serat batik dan warnanya. Jadi, cuci saja dengan sampo yang biasa Anda gunakan keramas.

4. Hindari pakai pelembut pakaian
Mencuci dengan tangan dan sampo mungkin sudah menjadi tips yang amat umum diketahui. Namun banyak juga yang belum tahu jika ternyata batik tidak boleh di pakaikan pelembut pakaian. Pasti banyak yang bertanya, mengapa. Ya, hal ini lantaran serat batik yang cenderung lembut sehingga jika memakai pelembut pakaian seratnya akan mudah sekali rusak dan robek nantinya. Tentu Anda tidak mau demikian terjadi bukan?

5. Rendam air hangat
Sebetulnya agar mencuci batik bisa lebih mudah, Anda bisa merendamnya lebih dulu dengan air hangat. Ya, dibandingkan dengan menguceknya (jika tidak terlalu kotor), maka lebih baik rendam dulu di air hangat sehingga kotoran yang menempel lebih mudah terlepas dari serat kainnya.

Salah satu cara untuk menjaga agar warna batik tetap awet juga yaitu dengan menjemurnya di tempat yang tidak terkena panas matahari langsung, jadi hanya di anginkan saja. Ternyata merawat batik sangat mudah bukan? Kini Anda bisa menemukan banyak  batik wanita dan pria di situs belanja online dengan ragam pilihan motif, warna dan juga harga yang bisa disesuaikan dengan selera.

Bagaimana Cara Merawat Batik Agar Tidak Pudar Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Viona

0 komentar:

Tentang GudangAlamat.Com

Selamat datang di gudangalamat.com situs penyedia pencarian alamat dan objek wisata di Indonesia dan dunia. Untuk mencari data alamat perusahaan maupun alamat lain yang ingin Anda cari, gunakanlah kolom pencarian alamat pada kotak telusur dibagian atas sebelah kanan dengan cara memasukkan kata kunci yang ingin Anda cari.

Gudangalamat.com menyediakan direktori alamat perusahaan/kantor, database email dan nomor telpon penting di Indonesia, cari alamat perusahaan, cari nomer telepon, cari peta alamat dan lain sebagainya yang terangkum dalam database direktori alamat yang ada di gudangalamat.com